Bersyukur Kepada Allah SWT - Putra Kawah Manuk

Perkuatlah ilmu dengan menulisnya

Home Top Ad

PERKUATLAH ILMU DENGAN MENULISNYA

Sunday, May 18, 2014

Bersyukur Kepada Allah SWT

Semoga teman-teman tidak bosan membaca artikel saya yang agak-akak rancu ini, karena teman akan menjadi saksi nyata suksesnya aku dalam menulis, itulah optimisme saya yakin bisa sukses menulis walaupun saya baru-baru ini merasakan hobi ini. Alhamdulillah sekarang saya sedang proses membuat sebuah buku yang akan saya coba untuk terbitkan dan semoga ini adalah langkah saya menuju sukses. Amin
Teman apakah pernah mendengar cerita seorang petani yang miskin mempunyai seorang anak dan keledai yang mempunyai penyakit dengan bulu yang usang tidak sebagus keledai yang lain, namun si petani itu terus bersyukur kepada Allah SWT, kurang lebih syukurnya seperti ini
Alhamdulillah ya Allah, engkau telah berikan aku keledai yang seperti ini tetapi engkau berikan aku kesehatan yang tidak semua orang rasakan
Ternyata Allah SWT mendengar rasa syukur itu, tetapi Allah masih menguji kesabaran petani itu, ternyata keledai yang dia punya hilang tak tahu kemana namun petani itu tidak berpikiran negatif kepada Allah SWT.
Alhamdulillah ya Allah, engkau telah menghilangkan keledai saya tetapi engkau tak menghilangkan Iman dan kesehatan dariku
Berbeda halnya pada kenyataan sekarang banyak orang yang baru ditinggal seorang pacar aja udah putus asa, bunuh diri, kehilangan sesuatu aja sudah berpikiran negatif kepada Allah SWT, 
Aduuhhh kenapa ya Allah engkau pisahkan aku dengan dia, padahal dia itu baik, soleh, cantik, dan aku sangat sayang dia, selesai sudah hidupku karena dia meninggalkan aku
Namun karena seorang petani itu terus bersyukur Allah SWT mendengarkan Asma-Nya terus disebut oleh petani tersebut, dan Allah tidak akan pernah kehabisan cara untuk memberikan sebuah kejutan kepada makhluknya, ternyata keledai itu berjalan menuju hutan untuk bertemu dengan kawannya yang ada di hutan, kemudian keledai itu mengajak kepada teman-temannya untuk berbondong-bondong datang ke petani yang pandai bersyukur itu, dan akhirnya keledai itupun datang kembali ke rumah petani dengan membawa kawan-kawannya dari hutan, ada kuda, rusa, keledai, dan kawan lainnya. Itulah cara Allah membahagiakan makhluknya yang pandai bersyukur karna janji Allah
"barangsiapa yang bersyukur atas nikmatKU akan Kutambah nikmat padaNya, Namun barangsiapa yang ingkar, maka ingatlah sesungguhnya azabKu sangatlah pedih”
(Baca: La'ingsakartum La'adzii dannakum wala'ingkaFartum innaa adzaabii laasyadiid)
Dan itu Allah buktikan kepada petani tersebut, dengan mendatangkan kawan-kawan keledai dan sekarang petani mempunyai banyak binatang peliharaann dan banyak tetangga yang berbondong-bondong memberikan selamat kepada petani.

Tidak sampai disitu anak lelaki petani ini mempunyai nyali yang besar dia ingin menaklukan kuda yang liar yang datang bersama dengan keledai itu kemudian dia menungganinya, karena tenaga kuda lebih besar dibanding tenaga anak lelaki petani itu dengan sekali hentakan si kuda berhasil menyingkirkan orang yang menungganginya dan akan petani tersebut terlempar dan membentur batu yang besar dan patahlah kaki anak petani tersebut, namun rasa syukur dan sikap positif petani kepada Allah SWT petani tersebut bersyukur
Alhamdulillah ya Allah engkau telah mematahkan kaki anak saya, tetapi engkau tidak mematahkan leher anak si mata wayang saya
Para tetangga pun aneh kenapa engkau (petani) terus bersyukur padahal kaki anakmu patah, namun petani menjawab dengan sebuah senyuman manis kepada tetangganya.

Petani itu hidup di wilayah kerajaan yang sangat jahat, otoriter dan berbuat semena-mena. konon pada waktu itu raja mewajibkan untuk wajib militer tanpa di bayar dengan penuh paksaan dan utusan raja membawa semua pemuda yang ada di wilayah petani tinggal dan pecahlah tangis di desa itu namun tidak untuk petani yang bersyukur itu, karena anak pemuda beliau tidak diikut sertakan dalam wajib militer karena kaki anak pemuda tersebut pincang akibat kuda liar yang di tunggangi.

Terjawab sudah teman-teman kenapa kita harus pandai bersyukur, karena Allah selalu mempunyai banyak cara untuk memberikan sebuah kejutan untuk hambanya yang pandai bersyukur, dan ingat teman-teman rencana Allah lebih indah dari pada rencana makhluknya dan ingat Allah maha lebih mengetahui apa yang makhluknya butuhkan jadi ketika kita mempunyai suatu azam namun belum Allah kabulkan maka belum tentu azam yang kita munajatkan itu belum tentu kita butuhkan.

pandai bersyukur dan positif thinking


Nun Wal Walami Wa Maa Yasturun


Yudi Ruspiadi

No comments:

close